Sabtu, 01 November 2008

LCLR Prambors, Melahirkan Musisi-Musisi Handal

Adalah Lomba Cipta Lagu Remaja disingkat LCLR suatu ajang pencarian bakat yang digelar oleh stasiun Radio Prambors pada tahun 1980-an. Untuk selanjutnya, LCLR digelar beberapa kali oleh Prambors dan mengangkat nama-nama seperti James F Sundah, Harry Sabar, Fariz RM, Raidy Noor, Adjie Soetama, Ikang Fawzy, dan lain-lain, serta mempopulerkan lagu-lagu seperti Lilin-Lilin Kecil yang jadi lagu favorit dari masa ke masa.

Gaung ajang LCLR ini memang menggetarkan industri musik pop negeri ini. Secara kebetulan, pada era 1977-1978 sederet pemusik kita memang tengah bersemangat menghasilkan karya-karya yang merupakan alternatif dari musik pop yang tengah bertahta. Mereka adalah Chrisye, Keenan Nasution, Eros Djarot, God Bless, Noor Bersaudara, Harry Roesli, Giant Step, dan masih banyak lagi.

Coba saja simak tata musik yang disajikan Yockie Soerjoprajogo dalam LCLR 1977 dan 1978 yang cenderung mengadopsi aransir musik rock progresif yang didominasi instrumen keyboard, seperti yang terdengar pada grup-grup mancanegara Genesis, Yes, maupun Emerson Lake & Palmer. Aransemen yang kerap disebut berciri simfonik ini cenderung menghasilkan atmosfer musik yang lebih megah dan tebal.

Lalu simaklah aransemen LCLR 1979 yang digarap Debby Nasution dan Addie MS dengan penonjolan pada warna klasik dan rhythm and blues. Debby yang terpengaruh atmosfer klasik Johann Sebastian Bach banyak menghadirkan suara hammond organ sedang Addie MS terlihat mengadopsi gaya soul R&B ala Earth Wind & Fire.

Pengaruh jazz mulai terlihat pada LCLR 1980 yang tata musiknya digarap Abadi Soesman dan Benny Likumahuwa. Pada saat bersamaan tren musik memang tengah diramaikan oleh musik bercorak jazz. Kesimpulannya, ajang LCLR ini memang selalu mengedepankan tren musik yang tengah merebak. Sungguh sayang, ajang LCLR ini sudah tak terdengar lagi kiprahnya.

6 komentar:

wolia mengatakan...

u ni org indon ka??
:]

nie mengatakan...

wah, bener2 blog yg penuh informasi ttg tempo doloe, huehehehe

budi mengatakan...

rock n roll nih blognya

funeralcorner mengatakan...

I like old skool alias tempo dulu ...
nice article, buddy ...
...dan salam kenal yach

Chic mengatakan...

ah saya masih SD waktu itu :P

Anonim mengatakan...

prambors kok ckrng malah rada ke barat ciii, lagunya banyakan bhs ingriss cmua jdi lbh sering denger 98,7 gen fm deh hehe