Kamis, 29 Januari 2009

Oshin, Sebuah Pelajaran Tentang Hidup


Tentang seorang gadis, Shin Tanokura atau Oshin, yang dilahirkan di sebuah keluarga miskin. Atau mungkin lebih pas, sangat miskin. Dengan segala suka dan dukanya sebelum kemudian dia mencapai kesuksesan: menjadi pemilik sebuah jaringan supermarket. Tapi memang hidup tidaklah sederhana. Hidup juga tidak selalu menyediakan jawaban atas semua pertanyaan. Dia harus menempuh jalan yang berliku-liku. Pada usia 7 tahun dia harus membanting tulang, menjadi seorang babysitter untuk membantu keuangan keluarga. Dari sanalah segala penderitaannya diawali. Dituduh mencuri uang dia kabur hingga nyaris mati membeku di tengah hujan salju. Petualangan melodramanya masih berlanjut, dia menjadi pelayan, bekerja di bar, juga menjadi pemotong rambut.

Oshin adalah drama tersukses produksi televisi NHK Jepang, di Indonesia Oshin pernah ditayangkan di TVRI tahun 1983. Aslinya serial ini hanya berdurasi 15 menit dan ditayangkan sebanyak 297 episode. Merupakan adaptasi dari novel yang didasarkan kisah nyata Kazuo Wada, seorang wanita pebisnis yang memiliki Yaohan, sebuah jaringan supermarket. Berseting di jaman Meiji hingga di awal tahun 1980-an. Karena menggunakan rentang waktu yang panjang maka Oshin diperankan oleh tiga orang. Ayako Kobayashi memerankan Oshin saat berumur enam hingga 10 tahun, lalu Tanaka Yuko sebagai Oshin berumur 16-46 tahun dan Otowa Nobuko sebagai Oshin tua.

Selain Indonesia, Oshin juga pernah mengharubirukan 59 negara lain, terutama di negara-negara berkembang di Asia. Bahkan hingga saat ini pun tiap kali Ayako Kobayashi berkunjung ke negara-negara Asia, dia masih mendapat kunjungan hangat di sana. Di Vietman, istilah oshin dipergunakan sebagai eufemisme bagi para pekerja domestik.

Sebelumnya, Oshin sempat menimbulkan polemik bagi masyarakat Jepang. Yakni, ketika negara matahari terbit tersebut sedang giat-giatnya mengintroduksikan perkembangan teknologinya ke seluruh penjuru dunia, dikhawatirkan kehadiran Oshin adalah sungguh sebuah iklan yang buruk. Tak lain karena di serial ini juga terungkap sisi-sisi lain Jepang yang apa adanya. Namun yang terjadi kemudian adalah justru sebuah apresiasi yang luar biasa dari dunia luar. Sebab, ternyata di antara ekspansi teknologi Jepang, masih dijumpai gadis berkimono, upacara minum teh, tatami, atau salju yang turun di pucuk-pucuk sakura. Artinya, Jepang ternyata bisa menjadi sebuah negara maju dengan tetap berpijak pada tradisi luhur peninggalan nenek moyangnya. Artinya, ternyata kemajuan teknologi tetap bisa bersanding dengan budaya bangsa.

Namun demikian, kesuksesan serial Oshin tetap menimbulkan sepercik ganjalan. Sebab gadis lugu sederhana seperti Oshin hanya akan dapat dijumpai di dalam kotak ajaib bernama televisi. Sebab menurut sejumlah survei, di tahun 1980-an, pada saat film ini dirilis, justru ditemukan fakta bahwa masyarakat Jepang mulai dijangkiti penyakit yang ditularkan dari Western, yakni produk kapitalis bernama konsumerisme.

Sekedar ilustrasi, menurut survei sebuah bank, pengantin baru di Jepang rata-rata menghabiskan sekitar Rp 100 juta, mulai dari pesta perkawinan, bulan madu, sampai pembelian tetek bengek perabot rumah tangga. Sementara orang tua di Jepang tak segan-segan mengeluarkan satu juta yen, atau sekitar Rp 12 juta, untuk membeli sehelai kimono bagi anak gadisnya. Pembelian ini dianggap layak, hanya karena anak tetangga sudah lebih dahulu membeli kimono yang semahal itu. Dalam beberapa hal, lagak dan laku orang Jepang dalam dekade 80-an akhir tak banyak beda dari perilaku orang Arab yang kaya mendadak 10 tahun silam. Mereka tidak terbelalak lagi melihat tas golf seharga Rp 3,5 juta, atau sebotol wiski yang harganya Rp 125.000. Bahkan mobil-mobil mahal dari Jerman, seperti BMW 50I, sudah mulai diinden di Jepang dengan harga lebih dari Rp 170 juta. Jangan lupa, harga-harga tersebut adalah di tahun 1980-an.

Menyaksikan Oshin bagaikan membaca sebuah diary. Masih ada pesan lain yang dapat diambil dari Oshin yaitu upaya mengangkat harkat wanita. Maklum, tradisi di negeri itu selama berabad-abad menempatkan wanita hanya sekadar ‘pelengkap’ dalam dunia yang didominasi oleh kaum berotot: pria. Atau meminjam istilah di kampung kita: ‘kanca wingking’. Wanita hanya menjadi pelayan dan lebih ekstrim: penghibur, seperti yang tampil dalam sosok geisha. Namun dalam diri Oshin seperti sebuah pesan yang dititipkan pengarang, wanita yang pantang menyerah dalam mengarungi hidup yang penuh tantangan, untuk kemudian dia berhasil menjadi seseorang.

Untuk Gita Sonya Margaretha yang pernah request posting Oshin.

43 komentar:

narumi mengatakan...

Oshin wa Sugoi desu ne....
Oshin Is a MUST....
Oshin adalah sebuah legenda
Atas beragam alasan dalam diri setiap individu dan penyesuain dalam benak mereka,ada benang merah yang bisa diteladani dari Oshin, tentang semangat, kesahajaan, kejujuran, komitmen, tanggungjawab, kerendahan hati dan masih banyak lagi.mungkin tidak akan pernah menjadi sempurna,,tp belajar adalah bagian dari keindahan didalamnya.
setiap yang pernah "menikmati" Oshin pasti pernah memiliki bagian cerita didalamnya... ;-)

narumi mengatakan...

Oshin wa sugoi desu ne...
Oshin is a MUST
Oshin adalah benang merah diantara beragam benak di banyak individu.
Oshin adalah tentang semangat, tanggungjawab, kerendahan hati, survive, KeSaHaJaAn, dan masih banyak lagi.
bagi siapa pun yang pernah "menikmati" Oshin pasti memiliki "cerita" untuk hidup mereka tentang Oshin... ;-)
Ganbatte!!!

joe mengatakan...

Oshin adalah sebuah nasihat bagi kehidupan. Bahwa di dalam mengarungi hidup ada banyak jalan terjal berliku yang harus ditempuh, sebelum sampai di tujuan.
Oshin mengajarkan spirit pantang menyerah, karena hidup adalah perjuangan.
Salam...

khairuddin syach mengatakan...

Kisah ini mengingatkan masa kecilku... walau tv masiy hitam putih dan itupun nonton ditetangga sebelah, namun aku tak pernah malu2 utk ikut menangis manakala oshin kecil disakiti...
Benar2 kisah yang mengharubiru *ingat lagu vina panduwinata*

deden mengatakan...

Salam kenal Joe,

Ini lagi ngobrolin Oshin ya, sebuah film seri yang penuh dengan pesan perjuangan melawan kerasnya kehidupan.

Senang bisa berkunjung ke sini.

yudi mengatakan...

wuaduh aku masi inget ni pilem, waktu kecil diputernya, tapi lum ngerti ceritanya gimana

spydeeyk mengatakan...

wah.. dulu saya masih kecil banget nonton film ini.., jadi udah lupa euy jalan ceritanya.., tp dsini jadi tau banyak tentang si Oshin ini.. :D , arigato gozaimasu.. (he2.. bener ga si??) :)

Uchan mengatakan...

Emang ni film mengharukan banget. Bener2 nostalgia masa lalu Mas

joe mengatakan...

@ khairuddin syach:
Sama bos, cuma waktu itu aku gak ikut nangis. Maklum masih kecil, jadi belum ngerti...

@ deden:
Salam kenal juga. Iya nih, pingin bernostalgia...

@ yudi:
Aku juga masih keciiill kok...

@ spydeeyk:
Kalau pingin belajar bahasa jepang, tanya saja sama narumi... hehe...

@ Uchan:
Ibu2 pasti nangiss,... terharu

pakde mengatakan...

She is my inspirastional.
Meskipun sosok ini diperankan banyak orang, Oshin anak2 osin remaja, oshin tua. Tapi cerita oshin ini mampu memberikan pelajaran hidup untuk saya bro.

joe mengatakan...

Dia memang bisa menjadi inspirasi bagi semua orang kok. Banyak pelajaran bisa dipetik dari dia

ocean mengatakan...

Hi friend.. Nice cool post.. Do visit my blog and post your comments.. Take care mate.. Cheers!!!

joe mengatakan...

Hi 2. Thanks dude. It's nice to meet you! Keep blogging!

anif mengatakan...

Selamat pagi..
Blog yang bagus. Jadi pingin mengenang kembali. Minta ijin mau pasang link ya boss!!!

joe mengatakan...

Selamat pagi juga.
Silahkan di-link. Gak apa-apa kok

annas mengatakan...

wuidih, oshin....
aku mengenalmu waktu SD dulu, sekarang jadi kuch-kuch hota hai ha ha ha

salam kenal mas,
http://jejakannas.wordpress.com/

joe mengatakan...

Salam kenal juga ...
Thanks telah mampir

katie mengatakan...

Oshin, the heroine, serves as a symbolic figure for perseverance, showing that a person should never give up - even in the most trying times. She was beloved not only by the Japanese people, but also by people from countries all over the world. In Japan, many references to Oshin were made when describing perseverance. For example, sumo wrestler Takanosato was coined the name Oshin Yokozuna, as he fought his way up to the rank of yokozuna, despite dealing with diabetes. Other terms were used during the 1980s, such as Oshin Diet, where residents were dealing with the bubble economy and therefore were driven to eating radish and rice. And, a famous cruise line down the Mogami River was renamed Oshin Line.
In her hometown in Yamagata, Oshin rice confectionery and "Oshin sake" were sold as souvenirs. A cruise down the Mogami River, which used to be called the "Basho Line," was renamed "Oshin Line." Oshin also appeared in animated cartoons, comic books, theater, and even a song. Politicians spoke of "an economy based on Oshin's philosophy" and the "Oshin Diet." Prominent economists said "a philosophy of perseverance like Oshin's is needed in this era." And in sumo wrestling, the expression "Oshin Yokozuna" was coined. In each case, the name was used to signify perseverance.

joe mengatakan...

Nice information. Very good and thanks

erna mengatakan...

Bagi remaja sekarang, film Oshin adalah kisah jadoel (jaman doeloe). Bagi remaja sekarang, Doraemon jauh lebih tertanam dalam benak. Selain itu, Jepang juga memasuki dunia khayal anak-anak dengan sejumlah animasi, seperti Power Ranger, lengkap dengan patung atau bonekanya. Dan kini, anak-anak mulai dibuat tergila-gila dengan anime terbaru, Naruto.

joe mengatakan...

barangkali karena memang selera sudah berubah. lagipula sekarang televisi sudah banyak sehingga pilihan acara juga banyak, tidak seperti dulu cuma TVRI

putrago mengatakan...

Oshin film yang mengisahkan tentang arti hidup dan sebuah kesederhanaan.

Warung Tips mengatakan...

Salam Kenal,

Blog Anda menarik sekali. Jadi selalu bisa nostalgia nih :)

Warung Tips mengatakan...

Hi,
Salam kenal ya. Trims sudah mampir di blog saya.

Wah, blog kamu unik sekali. Kita bisa selalu nostalgia nih.

joe mengatakan...

Salam kenal juga. Yup thanks ya, memang pingin bernostalgia nee

Anonim mengatakan...

film ini mesti, kudu, wajib ditonton bagi mreka yang belom tau seberapa susahnya & kerasnya kehidupan bermasyarakat....! Kalo gk hati-hati mungkin saat pulang nanti kita tinggal membawa nama. bagi kalian anak orang kaya yang suka main-main meluu dan kurang serius dalam menjalani hidup bermasyarakat...., gw jamin setelah mereka pada nonton oshin yang tayang di chanel tvri pasti langsung berubah sebesar mungkin lebih dari 180 derajad, bisa jadi malah 360 derajad dan mulai bisa mencoba untuk menghargai hidup bahagia yang ia alami

bunda mengatakan...

ini film favorit saya sejak pertama ditayangkan dulu dan kini ditayangkan di TVRI.. masih tetap jadi favorit. TFS ya

Yoana mengatakan...

Aku juga penggemar Oshin :)

AlinaJingga mengatakan...

ngomong ada yang punya dvd komplitny ga? mau duunx....dapet di mana??

Jabon mengatakan...

saya juga lagi cari nih, ada dvd nya ga ya? atau ada tempat downloadnya? hihihi

Aqiqah mengatakan...

oshin....dulu ampe ada sendal oshin:)

Desain Company Profile mengatakan...

Oshin....dulu ibu ane suka nonton ini.klo ana masih kecil banget..jadi blm ngerti:D

Aqiqah Murah mengatakan...

Coba di puter lagi. y..menggambarkan kesedrhanaan

Harga Alat bantu Dengar mengatakan...

Sebuah contoh kesedarhanaan..walo sebeuah film...:)

Layanan Aqiqah mengatakan...

Baru sempat mampir nih!
Liat-liat dulu....
Situsnya bagus nih!
apalagi artikelnya, menarik banget!teringet zaman dulu..
Jasa Aqiqah

Alat Kesehatan mengatakan...

CEerita yang menggugah...
beda ma sinteron di indonesia...
hedonis dan susah untuk di ambil pelajarannya
Harga Alat Bantu Dengar

Lala mengatakan...

Izin copas. Ini cerita yang sangat menginspirasi buat saya. Hehe, kan anak-anak sekarang inginnya jalan pintas terus. Misal : nyontek. Jadi saya mau memberi bacaan tentang ini supaya mereka sadar bahwa untuk mencapai kesuksesan dibutuhkan usaha yang besar dan do'a kepada Tuhan YME.

Anonim mengatakan...

walau waktu masih kecil gak ngerti cerita tentang cerita drama oshin, tapi aq selalu ikut nonton dengan orang tuaku... waktu itu aq masih balita... dan ibu bapakku sering memberikan gambaran positif tentang sosok oshin.... dalam kepalaku saja music original soundtracknya masih sangat aq hafal... dan aq bakal terkenang dengan almarhum ayahku jika mendengarkan musiknya...

Jusuf Agung mengatakan...

Sepertinya gak gitu deh ya. Oshin adalah program andalan NHK yang dengan sengaja direncanakan seperti itu. Tidak ada polemik di Jepang sendiri bahwa Oshin akan memberikan wacana negatif atas kemajuan teknologi Jepang. Yang ada saat itu adalah kekuatiran generasi tua Jepang bahwa generasi muda Jepang tahun 1980 sudah diracuni budaya Barat yang buruk seperti narkotika, budaya punk, musik rock, dan materialistis. Oshin ditujukan untuk mewacanakan kembali konsep budaya Jepang sekaligus membumikan lagi sejarah Jepang yang saat itu oleh generasi muda 1980-an sudah mulai dilupakan. Di Jepang, Oshin mampu memotivasi sebagian besar pemuda Jepang untuk juga menghargai budaya kakek neneknya, selain bersikap "modern". Jadi Oshin sebetulnya adalah serial propaganda yang dikemas sangat apik dan justru memiliki nilai edukatif.

Anonim mengatakan...

Jual DVD Oshin 285 episode.
1 episode +/- 15 menit. Totalnya +/- 70 jam (wow.... 3 hari 3 malam)
Ini adalah drama seri Oshin (bukan film) yang pernah ditayangkan oleh TVRI tahun 80an. Bahasa Jepang, subtitle English.
Formatnya MP4 jadi bisa diputar diberbagai media (Android, Komputer, DVD player, LED/LCD TV dll).
Drama seri Oshin ini dikemas dalam 3 keping DVD.

Hubungi 081548590174, BB 74BC4222.

Anton A mengatakan...

Jual DVD Oshin 297 episode.
1 episode +/- 15 menit. Totalnya +/- 70 jam (wow.... 3 hari 3 malam)
Ini adalah drama seri Oshin (bukan film) yang pernah ditayangkan oleh TVRI tahun 80an. Bahasa Jepang, subtitle English.
Formatnya MP4 jadi bisa diputar diberbagai media (Android, Komputer, DVD player, LED/LCD TV dll).
Drama seri Oshin ini dikemas dalam 12 keping DVD

Full Lengkap sampai habis....
Hubungi 085642937363

tristan ryanto mengatakan...

Ay dulu mengenal Oshin hanya sebatas Lagu Openingnya sj yg tertanam hingga kini krn masih belum mengerti jalan cerita ato makna dr film tsb (maklum masih Balita) namun setelah dewasa ay menemukan episode2 drma Oshin tsb di Youtube (Thanx Youtube) dan setelah menonton semua episode2nya ay merasa apapun film yg pernah ay tonton dan ay favoritkan dulu skrg terasa hambar setelah melihat drama dasyat ini,,, sangat menyentuh dan menginspirasi, banyak sekali film bagus yg ay tonton selama ini, tp sangat sedikit yg bisa menginspirasi penontonnya, dan dr sangat sdikit film yg menginspirasi tsb lebih sdikit lagi film yg mempunyai daya rubah positif bagi penontonnya (baik merubah tindakan maupun merubah paradigma seseorg),,,, Oshin merupakan satu dr sangaaaaaaat sdikit film yg mempunyai daya rubah thd penontonnya tsb, kehidupan dr seorang Oshin yg sedari Bocah sudah berjuang, jatuh, bangun, jatuh lagi, bangun lagi, jatuh lagi, bangkit kembali,,, tanpa kenal kata menyerah,,, tidak saja cerita yg mengharu biru, permainan akting dr aktor aktrisnya semuanya Kelas 1, seakan2 mrk tidak berakting sama sekali, Khususnya Aktris cilik AYAKO KOBAYASHI yg pd saat syuting masih berumur 8 tahun, perhatikan mimik dan sorot mata tanpa dosanya,,, OMG serasa dunia berhenti berputar,,, juga YUUKO TANAKA pemeran Oshin dewasa yg merupakan Aktris kelas Oscar (kenyataannya dia sudah mjd Aktris dgn segudang penghargaan baik dr perfilman jepang maupun internasional pd waktu itu)

Shin Tanimura ato Oshin (Ayako Kobayashi) yg terlahir dr keluarga sangat miskin di era Meiji di tahun 1901 dimana sistem feodal masih berakar, Keluarga Tanimura adalah keluarga Buruh Tani yg terdiri atas Ayah (Kouzuke Tanimura, diperankan oleh aktor kelas Oscar, Shirou Oto), Ibu (Fuji Tanimura, diperankan olh Pinko Izumi), Nenek (Naka Tanimura), Kakak Laki2 tertua, Haru anak no.2, Mitsu anak no.3, Oshin, dan dua anak kembar adik Oshin yg tidak disebutkan namanya. Sejak Usia 6 tahun dia sudah membantu Ibu dan Neneknya yg sakit2an dgn mengerjakan pekerjaan rumah dan memomong ke 2 adiknya yg masih bayi, di Usia 7 thn dia jauh dr keluarga utk bekerja membantu keluarga dgn mjd Babysitter dgn upah 1 karung beras utk 1 thn kerja (wtf!!!... pd waktu itu Nasi/beras adalah makanan yg mewah bagi keluarga buruh sperti mrk, sehari2 mrk hanya memakan nasi yg terbuat dr Lobak Takuan yg kata org jepang sdr pun bilangnya rasanya mengerikan) dan mendapat perlakuan buruk dr kepala pembantu yg selain melarangnya sekolah dia dituduh mencuri uang yg membuatnya minggat pulang ke rumah tp malah tersesat di hutan bersalju hingga akan meninggal namun diselamatkan oleh seorang desertir bernama Shunzaku, kepadanya Oshin memperoleh pengajaran Baca, Tulis, Berhitung serta filsafat hidup anti perang, 6 bulan bersama Shunzaku merupakan saat2 membahagiakan bagi Oshin sebelum melihat Shunzaku terbunuh ditembak oleh polisi militer yg memang mengejar2nya krn dianggap pengkhianat negara, Oshin yg terpukul krn Orang yg dikasihinya meninggal di depan matanya langsung, setelah dikembalikan ke keluarganya yg mengira Oshin sudah meninggal Oshin malah dikucilkan krn berita ttg Oshin yg hidup dgn pengkhianat menyebar dan membuat malu keluarga, perlakuan ayah dan saudara laki2nya sangat kasar padanya, hanya ibu dan neneknya sj yg terus-menerus membela Oshin dr tindakan brutal Ayahnya yg hanya seorang Buruh Tani bertemperamen keras, dan yg lebih menyakitkan akibat kemiskinan yg dasyat Ibunya mencoba utk menggugurkan kandungan anak ke 7 sebelum digagalkan oleh Oshin, namun apa daya anak ke 7 yg masih bayi bernama Sumi itupun terpaksa dijual kpd keluarga kaya utk meringankan beban ekonomi, selain itu sang Nenek juga berniat bunuh diri krn dianggap beban keluarga dan Ibunya terpaksa kerja di kompleks pelacuran di Ginzan

Benjamin Carter mengatakan...

Jual DVD Oshin 297 episode.
1 episode +/- 15 menit. Totalnya +/- 70 jam (wow.... 3 hari 3 malam)
Ini adalah drama seri Oshin (bukan film) yang pernah ditayangkan oleh TVRI tahun 80an. Bahasa Jepang, subtitle English.
Formatnya MP4 jadi bisa diputar diberbagai media (Android, Komputer, DVD player, LED/LCD TV dll).
Drama seri Oshin ini dikemas dalam 12 keping DVD

Full Lengkap sampai habis....
Hubungi 081578372425