Jumat, 20 Maret 2009

Anita Cemerlang, Yang Muda yang Bercinta


Anita sering dikenal dengan wajahnya yang cantik. Sesosok gadis remaja, berwajah bersih, dan bermata indah. Selalu nampak tersenyum, meski sesekali bermuka muram. Namanya Anita Cemerlang. Maaf, saya sedang bercerita tentang majalah.

Majalah remaja Anita dan kemudian menjadi Anita Cemerlang, adalah majalah dua mingguan dan terkemuka di dekade 80, terbit sejak Januari 1979 hingga tahun 2002. Anita langsung mendapat sambutan dari kalangan pembaca, terutama remaja, karena hanya sedikit dari majalah yang mengkhususkan menampilkan cerpen atau cerbung di setiap edisinya. Dengan pangsa pasar anak remaja, yaitu usia SMA hingga bangku kuliah awal, Anita Cemerlang tampil beda dengan majalah yang ada yang biasanya hanya menyajikan cerpen sebagai sisipan saja.

Anita tampil dengan ciri khasnya yaitu dengan tampilan cover berupa lukisan sesosok wajah, tentu saja wanita dan cantik. Kadang Anita muncul dengan paras artis terkenal waktu itu seperti Paramitha Rusady, Desi Ratnasari atau Nurul Arifin, namun tetap dalam bentuk lukisan cat air, dan bukan foto. Tim pelukis sampul ada beberapa orang, yang karyanya tampil bergantian. Sampul itu harus jadi tiga hari sebelum cetak, sehingga para pelukis itu harus bisa berkarya di bawah tekanan tenggat.

Pada awal terbitnya, majalah ini dikomandani antara lain oleh Kurniawan Junaedhie dan Yanie Wuryandari, lalu masuk pula Adhie Massardi. Tak lama setelah itu, juga ada Adek Alwi, yang kemudian menjadi pengasuh terlama di Anita, mencapai hampir 10 tahun. Selain itu tercatat juga nama Bens Leo yang belakangan dikenal sebagai pengamat musik Indonesia pernah menjadi pemimpin redaksi Anita. Pada masa keemasannya, Anita sempat terbit tiga kali sebulan, dengan tiras mencapai 65 ribu eksemplar setiap kali terbit.

Menjelang pertengahan tahun 1990-an Anita mulai tergoda juga untuk meninggalkan ciri khasnya selama ini. Persaingan yang tajam di antara ceruk majalah remaja membuat Anita mulai mencoba sesuatu yang baru. Selain tampil dengan ciri khasnya fiksi khas remaja, Anita juga mulai menampilkan artikel nonfiksi, membahas tentang mode, fashion, film, sampai gosip artis. Saat itu Anita Cemerlang juga sudah mulai memajang foto-foto model pria, layaknya majalah muda lainnya yang ada seperti Aneka, Kawanku atau Gadis.

Setelah mengalami masa jaya selama beberapa tahun, pamor majalah ini mulai menyurut. Terutama disebabkan sejumlah faktor, di antaranya persaingan dengan media lain yang kian ketat. Termasuk maraknya internet, yang turut merubah kebiasaan membaca dari majalah konvensional ke era digital. Majalah ini kemudian tutup pada tahun 2002.
Meski hanya majalah yang bercerita tentang dunia remaja, persoalan cinta segala problemanya, namun Anita memiliki peran cukup penting dalam dunia kepenulisan di Indonesia. Yaitu perannya yang cukup besar dalam menumbuhkembangkan bibit-bibit penulis muda potensial.

Beberapa di antaranya kelak menjadi para penulis yang cukup diperhitungkan, baik di bidang fiksi maupun di ranah jurnalistik. Ada nama-nama seperti Gus tf Sakai, Agus Noor, Sujiwo Tejo, Donatus A Nugroho, Leila Chudori, Nestor Rico Tambunan, Kurnia Effendi, Gola Gong, Gustin Suradji atau Zara Zattira ZR.

51 komentar:

Dinoe mengatakan...

Perubahan zaman memang banyak merubah kebiasaan manusia,jika kita jeli melihatnya maka kita bisa mengikuti irama perubahan itu

joe mengatakan...

di dunia ini tidak ada yang abadi melainkan perubahan itu sendiri...
btw, di luar konteks ya?

suwung mengatakan...

baru tau kalo penulis penulis itu dulunya lulusan anita cermelang....
tapi dulu pas jamanku lebih memilih ke hai daripada anita... soalnya kecewek cewekan gitu yah rasanya....

pras mengatakan...

boleh tukeran link ga brow

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

dulu aku suka banget baca Anita. Cerpen2 di majalah itu sangat memengaruhi karya2ku di kemudian hari.

sayang banget ya, majalah itu gak terbit lagi. padahal masih ingin ngirim cerpen ke sana lho.

ndop mengatakan...

aku jatuh cintrong sama design covernya..

design design seperti itu lagi ngetren lagi di jaman sekarang, tapi dengan warna yang berbeda..

nenoneno mengatakan...

huwahaha I know this mag, it's so classic! walpopun (lagi) saya ga dibesarkan di era itu.. :)

joe mengatakan...

@ suwung:
Untuk memahami kaum cewek tidak ada salahnya kok mempelajari apa yang disenangi cewek...

@ pras:
boleh bro..

@ Sang Cerpenis bercerita:
Dikirim ke majalah yang lain saja, kan masih banyak. Selamat berkarya ya!

@ ndop:
Itulah ciri khas majalah Anita ...

@ nenoneno:
Gak apa-apa kok sekedar tahu saja...

Anton mengatakan...

Anita ...ya aku dulu seneng membaca cerpen-cerpennya...sangat menyentuh hati dengan khayalan kita

ajeng mengatakan...

Waa..jadi jaman dulu tuh.Kediri ya? Saya ngajar di MAN 3 mas.

joe mengatakan...

Yap, tapi gak asli kediri sih cuma tinggal di kediri saja, aku di Perum Bumi Asri...

Tomi Utomo mengatakan...

Waduuhh.. kalo ttg tahun 80an gak terlalu tahu...

salam kenal mas :D

joe mengatakan...

salam kenal juga mas...

arqu3fiq mengatakan...

Wah ANITA dulu pas aku SMA sering pinjam ke teman Cewek ku. Secara gue kan Cowok masak beli majalah begituan.

Isinya pada jamannya sangat bagus. tapi kalau di bandingkan dengan sekarang...jauh....

Turut mengenang majalah ANITA.

Indra mengatakan...

Hello
salam kenal ya..
ku indra
senang berkenalan dengan kamu

BY :
http://palembang-musi.blogspot.com/

joe mengatakan...

@ arqu3fiq:
Sekedar baca kan gak apa-apa...

@ Indra:
Salam kenal juga

brinet mengatakan...

makasih infonya mengingatkan akan tahun jadul mas

Kristina Dian Safitry mengatakan...

selama di LN aku gak pernah isa baca Anita lagi nih. padahal dulu tiap edisi mesti baca...

grubik mengatakan...

Saya kok belom pernah baca ya..? Tapi, itu penulis2 yg disebutin diatas emang jadi nama2 besar skrng..

bocahiseng mengatakan...

aduhh saya lom pernah baca ? tapi sayang juga udeh di tutup yahh

thegands mengatakan...

koq komentar saya gagal terus?

thegands mengatakan...

wah. pecinta era 80 an ya mas? hahaha... sama. saya juga pecinta tahun 80-an, tapi bukan majalah. tetapi lagu2nya, seperti lagu PMR dan pakaian2 tahun 80-an yang benar-benar sopan. gak ada lagi pakaian seperti itu di zaman sekarang. sekarang udah serba menampakkan aurat. hehehe.. maaf klo OOT mas, soalnya saya belum perna baca majalahnya. klo mas mau ngasih, pos kan dong ke alamat rumah saya. hahahaha.....

OOT lagi neh mas, link berayun yang menggunakan JQuery bisa digunakan pada blogspot. Dan caranya juga sama gampangnya menggunakan wordpress.

Pertama, upload file jquery-x.y.z ke googlepages(atau hosting apa saja) dan include menggunakan tag script
setelah itu tambahkan kode eksekusi jquerynya yang terdapat pada blog saya kemaren..

Jika mengalami kesusahan, boleh menghubungi saya via email:ganda.manurung@gmail.com atau YM:rhe_awan

saya tunggu kunjungan baliknya mas. :D

thegands mengatakan...

rupanya gara2 tag html.. heheh.. maaf mas..

xitalho mengatakan...

aku dulu "gila" abis sama si Anita Cemerlang.... heheheh jaman gw masih abege getoo...

pakde mengatakan...

Joe.....itu ilustrasi mu tahun 80-an? kereeeeeeen... (ha ha ha ha)
Jaman itu aku salut dengan ke khasan AC. Ilustrasinya dimana2. itu ja seingatku.

joe mengatakan...

iya pakde, isinya memang cewek semua ...

gdenarayana mengatakan...

haiyahhh, sayang sampai harus tutup mas :(

iya nie, kaya kita sekarang ngenet ajah kerjanya, ntar lama - lama surat kabar satu persatu bisa tumbang karena kalah informasi sama internet nie...fiuhhhhh

sawali tuhusetya mengatakan...

seiring dg pesatnya perkembangan dunia industri, media cetak pun banyak yang gagal mempertahankan idealisme, mas joe. karena tuntutan pasar, mereka seringkali menggusur rubrik2 yang kurang diminati pasar. rubrik cerpen pun kini dah banyak yang digusur.

Nadia mengatakan...

,bku lama ya.....

HeLL-dA mengatakan...

Ironis banget ya, Om.
Itulah modernisasi, jadi ada seleksi alam gitu. xD

Btw, keren cover majalahnya dalam bentuk lukisan. Tapi, kalo' aku perhatikan di tahun2 dulu itu, emang lebih sering pake lukisan gitu kan.
Kayak iklan2 film2 bioskop jg masih pake lukisan gitu.

Keren, euy, blog-nya Om.
Ngebahas ttg tahun 80-an.

;)
Keep blogging!

brown sugar mengatakan...

MO jadi followernya kek gimane seh susah beeng Joe

joe mengatakan...

Ok, berhubung banyak yang request akhirnya aku pasang gadgetnya. Silahkan di-follow mbak..
Thanks

dian mengatakan...

wah salam kenal ya mas...

nike mengatakan...

Anita Cemerlang... duh cerpennya yang mendayu-dayu tapi memang keren abis.. tidak bisa dibandingkan chicklit dan teenlit sekarang ya, chicklit dan teenlit lebih ekspresif dan apa adanya...

wennyaulia mengatakan...

Saya malah belum pernah baca Anita
dulu bacanya Gadis sama Kawanku
hehe

rco mengatakan...

Jadi inget masa muda. Temen2 dulu suka bawa-bawa majalan ini ke sekolah.

joe mengatakan...

@ wennyaulia:
padahal sekarang sudah tidak terbit lho...

Quinie mengatakan...

iya sayah inget, waktu itu taun 90, tuh majalah isinya cerpeeeennn semua. Beneran udah ga ada ya sekarang?

joe mengatakan...

sejak tahun 2002 sudah tidak terbit lagi, sayang padahal majalah Anita Cemerlang banyak menghasilkan pengarang-pengarang yang sekarang menjadi besar...

Nyante Aza Lae mengatakan...

wuahh..
pernah ngliat juga siyy
bacaannya mbak dq
xixixixi

Lyla mengatakan...

wahhh.. dlu aku tiap bulan mesti beli Anita sama apa ya lupa satunya yang seperti Anita. Tapi aku lebih suka Anita isi cerpennya... sampe punya byk bngt tp skrg dah pada ilang gak tau kemana...

hehe...jadi curhat

zee mengatakan...

Astagaaaaaaaaaa masih disimpan jg majalah ini ya.
Salut.
Saya dulu suka sekali baca anita cemerlang...
Tp ya gitu, sama saja dimana-2 klo tdk dimaintain dgn baik, mati deh...

HASTu W mengatakan...

WOAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA...........

surprise! 2X
begitu skrol sy spontan termehek2, untunglah disini gi banyak orang, jd termehek2nya dalam hati.

but jd inget temen sma yg dulu pernah bikinin cerpen tapi atas nama sy buat blagu2an ja hahaha....

ohya, gimana tuh kabarnya arya gunawan si penulis paling banyak di Anita Cemerlang.

Rie Rie mengatakan...

dulu di perpustakaan SMP and SMA jadi majalah favorit kami(udah lama banget...hiks)

coffeeoriental mengatakan...

Dulu langganan majalah anita, ya karena emank isinya cerpen.. mungkin dari sini ya cikal bakalnya.

kaspul mengatakan...

saya termasuk penggemar ac...saya kehilangan nomer 263 terbitan sekitar tahun 1987-1989...siapa yang punya? mohon bantuannya, kalau tidak ada asli fotocopy juga boleh, nanti saya ganti

putri diamond mengatakan...

saya salah satu penggemar berat anita saat itu. dan betapa sedihnya ketika saat anak saya ditunjuk mewakili lomba cerpen dan saya mencari majalag Anita sudah ga terbit lagi :-(((

WaraSrikandi mengatakan...

Aku salah satu penggemar Anita Cemerlang, bisa gak ya diterbitkan lagi...?
Dengan kisah-kisah yang baru...
Yakin masih banyak penggemarnya.

chemot queen mengatakan...

Ƙά̲ηG̲є̲η aku dengan karya fiksi jadul.. Lebih membawa kita kedalam hayalan bacaan tersebut.. Romantis pure.... Duh andai ada lagi anita cemerlang yg terbit kini..!! Ku pasti langganan lagi... Klu masih ada bundel y anita kasih tau aku yaa...

chemot queen mengatakan...

Ƙά̲ηG̲є̲η aku dengan karya fiksi jadul.. Lebih membawa kita kedalam hayalan bacaan tersebut.. Romantis pure.... Duh andai ada lagi anita cemerlang yg terbit kini..!! Ku pasti langganan lagi... Klu masih ada bundel y anita kasih tau aku yaa...

Zaky Zakia mengatakan...

He he he ...
Teringat berburu Anita Cemerlang bekas di John Agency. Masih mengikuti pada tahun-tahun 2000, di tengah tergerus majalah lain macam Aneka Yess!. Pernah juga coba mengirim karya walau tak pernah dimuat...
Nostalgia pembacaan cerpen/cerbung romantis, masa-masa romantis pula... masa SMA!