Sabtu, 14 Maret 2009

Vina Panduwinata, Burung Camar yang Centil


Dia dikenal dengan gaya centilnya. Kecentilan itu tidak saja pada gaya fisik, wicara, tapi juga pada vokalnya yang serak-serak manja, plus selingan desah mesra. Gayanya yang khas membuat Vina sempat menjadi ikon pop era 1980-an. Penyanyi-penyanyi pendatang baru di dekade 80 pun sempat meniru-niru gaya Vina tersebut. Dan terinspirasi oleh kecentilan Vina itulah kemudian musisi Dodo Zakaria melahirkan lagu Di Dadaku Ada Kamu. Menurut Dodo, Vina memang pas membawakan lagu lincah dan centil. Ternyata memang benar, lewat album ke tiga Vina yang berjudul Cerita Ceria (1984) tersebutlah semakin menegaskan warna vokal Vina yang genit, dengan lirik-lirik jenaka dan bermelodi riang.

Terlahir dengan nama Vina Dewi Sastaviyana Panduwinata, lahir di Bogor 6 Agustus 1959. Dibesarkan dalam keluarga pecinta musik, bakat menyanyi Vina agaknya menurun dari sang ibu yang berdarah Ambon - Manado, Albertine Supit. Ayahnya R Panduwinata, yang diplomat membawa Vina kecil untuk berpindah-pindah negara mengikuti mengikuti tugas ayahnya. Banyak yang tidak tahu, sewaktu tinggal di Jerman pada usia SMA Vina pernah membuat rekaman single di perusahaan rekaman RCA Hamburg, Jerman, yaitu Java dan Single Bar (1978) serta Sorry Sorry dan Touch Me (1979).

Vina yang selagi muda mengidolakan Dionne Warwick, Samantha Sang, Barbara Streisand, dan Karen Carpenter pertama kali mengeluarkan album berjudul Citra Biru di tahun 1981. Pada album perdana tersebut Vina berkerja sama dengan musisi musisi Mogi Darusman. Di album tersebut terdapat hits Citra Biru yang merupakan karya James F Sundah, musisi yang banyak menghasilkan hits seperti Lilin-Lilin Kecil yang dibawakan oleh Crisye, serta Sakuku Rata yang mengorbitkan Ruth Sahanaya.

Kemudian album ke dua Vina dirilis tahun 1982 berjudul Citra Pesona. Di album itu Vina banyak mendapat sentuhan dari musisi papan atas semacam Dodo Zakaria, James F Sundah, plus penata musik Addie M.S. Album yang mulai melambungkan nama Vina itu berisi lagu antara lain "September Ceria", "Dunia yang Kudamba", "Resah", dan "Kasmaran".

Lagu Burung Camar yang dirilis tahun 1985, merupakan lagu yang begitu identik dengan Vina, sampai-sampai dia mendapat julukan sebagai Si Burung Camar. Tentang sebutan itu adalah Koes Hendratmo yang memulainya sewaktu final Festival Lagu Populer Nasional (1985). Selain itu Vina juga masih mempunyai sederet hits, sebut saja: Surat Cinta, Cium Pipiku, Kumpul Bocah, Ratu Sejagat, Aku Melangkah Lagi, September Ceria.

Selain menghasilkan solo album Vina juga pernah tergabung dalam grup Rumpies bersama Trie Utami, Malyda dan Atiek CB, menghasilkan hits Nurlela. Di luar album, Vina berjaya di ajang festival. Tiga kali berturut-turut ia mendapat gelar penyanyi berpenampilan terbaik pada Festival Lagu Populer Nasional. Tahun 1983 ia menang lewat lagu Salamku Untuknya ciptaan Adji Soetama dan Irianti Erningpradja. Kemudian Aku Melangkah Lagi (Santoso Gondowidjojo, 1984), serta Burung Camar (Aryono Huboyo Djati dan Iwan Abdulrachman, 1985).

Hingga di era 1990-an, Vina masih tetap populer lewat lagu seperti Rasa Sayang Itu Ada pada 1991. Di tahun 1992 Vina mengeluarkan single Mutiara yang Hilang lagu yang pernah dipopulerkan Ernie Djohan pada akhir 1960-an. Vina juga pernah berduet dengan Broery Pesulima lewat lagu Bahasa Cinta, dan tahun 1995 ia mempopulerkan lagu Aku Makin Cinta ciptaan Loka M Prawiro.

Atas dedikasi dan prestasinya sepanjang hidupnya yang diperuntukan bagi music, Anugerah Musik Indonesia (AMI) memberi penghargaan Lifetime Achievement 2006.

31 komentar:

Anton mengatakan...

Burung Camar emang cantik dan suara sangat merdu sekali

joe mengatakan...

Iya, sayang sekarang sudah tidak aktif lagi ...

Choiri Setyawan mengatakan...

hehe,, masih ada juga , :)

Menteri Digital Indonesia mengatakan...

teruskan semangatmu nak!

Narmadi mengatakan...

Wow...keren ini artikelnya...sampai detail. emang si burung camar ini gak redup sampe sekarang he..he..

Yari NK mengatakan...

Wah.... saya dulu punya yang album citra pesona itu, tetapi sekarang kasetnya udah hilang entah kemana.... :(

joe mengatakan...

@ Menteri Digital Indonesia:
Wah, hidup Pak Menteri!

@ Narmadi:
Thanks ...

@ Yari NK:
Sayang sekali ya...

anna fardiana mengatakan...

Vina emang gak ada matinya...
saya paling suka lagu Biru...

so sweet...

joe mengatakan...

Penyanyi yang bagus biasanya lagunya abadi...

margaretha mengatakan...

kalau lagu 'tinggal bilang' itu lagunya Vina juga ya...?

joe mengatakan...

"... ingin bintang tinggal bilang, ingin bulan tinggal pesan...."
yang itu kan? Itu lagunya Trie Utami.

btari sekartaji mengatakan...

ehm... September ceria... i like it! bulan di mana aku dilahirkan

joe mengatakan...

Pasti bintangnya Virgo ya? Sama dong... Aku juga september

nenoneno mengatakan...

saya taunya Burung Camar, Surat Cinta, Ratu Sejagat, ama September Ceria. maklum, anak 90an. taunya juga dari orang tua pas nyetel radio. hehehe. :D
eh Mas, tu poling harusnya ditambah 1 lagi pilihannya: dari BlogUpp! saya juga taunya dari situ.. :)

joe mengatakan...

Iya, thanks. Blog up masuk dalam kategori lainnya...

Fayantori mengatakan...

Itulah bedanya penyanyi dulu dan penyanyi sekarang, punya ciri khas
kalau sekarang mah yg penting cuantix bin semox semlohay baru laku

joe mengatakan...

kalau sekarang yang penting cakep dulu, urusan vokal belakangan...

Paman Gober Ikut Pemilu 2009 mengatakan...

Wah jadi keingat lagi neh ma burung camar.. hehehee

yanimaniez mengatakan...

Pengembar Vina Panduwinata ya....mas... Emang suaranya ok.
Sampai sekarang aja lagunya masih in, padahal sekarang udah era 2000an.

suwung mengatakan...

suaranya masih bagus... kenapa ngak ngeluarin album lagi ya?
apa karena dah ngak cocok nyanyi yang centil lagi karena f=dah tua?

yoan mengatakan...

wew,
si bu vina masi muda banget ya di sampul albumnyah...

ajeng mengatakan...

Weh, bakalan seneng nih mas aku kalau lihat blog ini. Coz dia 80-an abiss... Salam

ndop mengatakan...

saya baca dari awal same akhir..

aku punya album the bestnya yang covernya putih ungu itu..

Vina suaranya berkarakter, tinggi dan enteng. Enak sekali kalau didengerin siang-siang pas panas, jadi adem rasanya... ehehehe...

joe mengatakan...

Enakan didengerin pas adem-adem, jadi anget he he ....

BIG SUGENG mengatakan...

Sebenaernya lebih enak dan lebih bagus daripada 3 diva, cuma masalah momen dan promosi saja...

namaku wendy mengatakan...

ini nih bener2 mantap nyanyian ma lagunya, sampe sekarang masih tetep enak didenger meskipun lagu-lagunya tergolong udah jadul, kummpul bocah ma september ceria hehe

Diary Pink mengatakan...

wah lama jg gak pernah denger lagi burung camar... dlu punya kasetnya tp hilang hiks

joe mengatakan...

@ BIG SUGENG:
Mungkin karena masa keemasannya sudah lewat jadi tidak ada lagi yang blow up Vina lagi...

Dinoe mengatakan...

Memang lagu-lagu karya orang dulu bisa mengabadi, tak seperti lagu sekarang paling lama 1 tahun

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

cerpen2ku byk yg terinsipirasi dari lagu2nya Vina. Bokap nyokap suka sama lagu2nya dia. Jadi, aku cukup hafal nih.

calvin mengatakan...

saya lagi hunting lagu burung camar dan lagi hunting album2 jadul vina di toko2 musik. ada yang tahu lagu tersebut dari album mana?