Selasa, 03 Maret 2009

Olimpiade Seoul 1988 dan Medali Pertama Indonesia


Olimpiade 1988 diselenggarakan di Seoul Korea Selatan pada 17 September - 2 Oktober 1988. Ibu kota Negeri Ginseng tersebut terpilih setelah pada pemilihan tahun 1981 mengalahkan kandidat kuat lain termasuk kota Nagoya Jepang. Olimpiade ke 24 tersebut diikuti oleh 9.421 atlet dari 160 negara atau lebih besar dalam hal jumlah peserta maupun negara kontestan dibandingkan dengan Olimpiade sebelumnya, meski juga diwarnai dengan pemboikotan oleh 4 negara yaitu Korea Utara, Kuba, Ethiopia dan Nikaragua.

Sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang multievent dunia tersebut, tim merah putih pertama kali tampil pada Olimpiade 1952 di Helsinki Finlandia. Sebelum Olimpiade Seoul, Indonesia praktis hanya sebagai penggembira saja karena tidak ada medali pun yang bisa dipanen dari ajang tersebutt. Namun demikian yang patut dicatat adalah peristiwa membanggakan saat timnas Indonesia berhasil menahan tim sepakbola Uni Soviet dalam Olimpiade Melbourne 1956.

Pada Olimpiade Tokyo 1964 yang merupakan Olimpiade pertama di benua Asia, Indonesia justru menuai aib karena dilarang tampil sebagai akibat tidak mengundang Israel dan Taiwan pada penyelenggaraan Asian Games IV di Jakarta 1964. Bahkan pada Olimpiade Moskow 1980, Indonesia melakukan aksi pemboikotan sebagai akibat tekanan dari Presiden AS Jimmy Carter yang berkampanye secara internasional untuk memboikot olimpiade tersebut, karena ulah invasi Soviet ke Afghanistan tahun 1979.

Olimpiade Seoul tersebut memang menjadi olimpiade bersejarah bagi Indonesia. Di pesta olahraga itu, pertama kalinya Indonesia dapat medali, meski hanya perak dari panahan. Adalah trio pemanah putri Indonesia yakni Nurfitriyana Saiman, Kusuma Wardhani, dan Lilies Handayani menyumbang medali perak.

Kabar keberhasilan kontingen Indonesia tersebut segera menyebar ke tanah air. Ribuan masyarakat Jakarta menyambut dengan antusias kedatangan para Srikandi tersebut setibanya di Bandara Cengkareng. Bahkan Presiden Soeharto secara khusus juga mengundang trio srikandi panahan ini secara resmi di Istana Negara, sebagai apresiasi Kepala Negara terhadap keberhasilan mereka.

Keberhasilan trio pemanah tersebut seakan menjadi pionir bagi atlit-atlit Indonesia di ajang Olimpiade. Apalagi setelah pada Olimpiade selanjutnya yaitu di Atlanta tahun 1992 cabang olahraga andalan Indonesia yaitu bulu tangkis secara resmi dipertandingkan di Olimpiade. Pada Olimpiade Atlanta tersebut untuk pertama kalinya Indonesia meraih 2 medali emas melalui Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti. Selain 2 emas, cabang bulu tangkis juga menyumbangkan 2 perak dan 1 perunggu. Pada Olimpade selanjutnya tradisi emas Indonesia berhasil tetap dipertahankan, untuk menjaga merah putih tetap berkibar dan Indonesia Raya tetap berkumandang.

Pada Olimpiade Seoul 1988, Indonesia berada di urutan 36 di atas dua negara Asia Tenggara yakni Thailand dan Filipina yang berada di urutan 46. Juara umum diraih oleh Rusia yang ketika itu masih bernama Uni Soviet dengan perolehan 55 emas 31 perak dan 46 perunggu. Diikuti oleh Jerman Timur dengan 37 emas 35 perak dan 30 perunggu. Sedangkan tuan rumah Korea Selatan berada di urutan 4 di bawah Amerika Serikat.

Olimpiade Seoul 1988 juga diwarnai dengan peristiwa yang mencoreng sportivitas dunia olahraga. Adalah sprinter dari Kanada Ben Johnson yang terbukti melakukan doping sehingga dari Kanada kemudian didiskualifikasi dan gelar medali emas dari nomor bergengsi 100 meter pun dibatalkan.

44 komentar:

Senoaji mengatakan...

gokil abiiissss n mantab

SanG BaYAnG mengatakan...

Pahlawan olah raga.
Kris john itu satu-satunya di indonesia,kok di umbar wae,ora ono penghargaane,nek ngamuk biso meng-KO orang banyak iki,ihikikik..

topanz mengatakan...

wah,kembali ke sejarah nieh..saya bca2 lg ya mas :)

kw mengatakan...

wow 21 tahun yang lalu....
sekarang....
:(

Andi Herman mengatakan...

Trim's dah berkunjung ke Blog Ane...
Blogx Bagus!!!
Bisa membangkitkan Nafsu...
Nafsu Era 80-an ^-^

Mas Bibit ft. Beat2ws mengatakan...

Kunjungan perdana, salam kenal frend..
*maaf OOT*

Aribicara mengatakan...

wach aku baru tahu kl Indonesia ternyata di tahun 1952 dah mengikuti ajang kompetisi tingkat dunia ini :)

Makas9ich ulasan balik sejarahnya yach :)

*Gimana kalau yg diulas bukan era 80-an saja tapi dari tempoe doeleo tapi dibawah era 80-an, keren kayaknya :D

Salam :)

omiyan mengatakan...

kapan ya kita mendapat medali emas lagi....

ucie mengatakan...

Walaupun Indonesia ga bisa meerebut medali lagi di Olimpiade, beberapa waktuyg lalu saya pernah nonton talk show, bahwa Indonesia baru saja memperoleh medali emas dalam kejuaraan lari di salju (entah apa sebutannya)

joe mengatakan...

Dalam event apa ya? kok saya tidak tahu...

gita mengatakan...

sedih juga sih,,napa sekarang Indonesia jarang dapet medali emas lagi (ato malah ga dapet ya,,,,)

Badminton juga dah nggak lagi,,, :-(

joanne mengatakan...

wah wah... bener2 punya data banyak ttg 80an ya

joe mengatakan...

@ Aribicara:
Yang diulas di sini adalah kejadian-kejadian di rentang waktu tahun 70-an akhir sampai 90-an awal.
Thanks atas kunjungannya

@ gita:
Bulu tangkis masih tetap menyumbang medali emas kok, cuma jumlahnya yang fluktuatif...

nia mengatakan...

Setelah medali emas Ben Johnson dicabut lalu siapa yang dapat medali emas lari 100 meter Mas?

joe mengatakan...

Pelari AS, Carl Lewis yang tadi mendapat medali perak akhirnya mendapat medali emas tersebut ....

suwung mengatakan...

jadi inget waktu it terus aja melototin perolehan mendali.... kalo ngak salah dulu bulu tangkis belom masuk cabor di olimpiade ya?

annosmile mengatakan...

hidup Indonesia

suwung mengatakan...

jadi inget karena dapet perunggu jadi rajin dengerin berita dan melototin jumlah mendali yang didapat(perolehan mendali) waktu itu bulu tangkis belom masuk cabor ya bos?

joe mengatakan...

bulu tangkis dipertandingkan di olimpiade sejak tahun 1992 di Atlanta, sejak itu Indonesia rutin memanen emas...

FaLLa mengatakan...

kayanya tradisi tuh emang berpengaruh kuat sama prestasi sebuah negara ya..??

indonesia mempunyai banyak yang bisa di banggakan termasuk bidang olahraganya..

I love indonesia..

joe mengatakan...

Sejauh ini memang pada event olimpiade hanya cabang bulu tangkis saja yang sanggup menyumbang medali emas, sedangkan cabang yang lain nampaknya masih harus bekerja keras untuk mengejar ketinggalan ...

mel mengatakan...

music 80s ada pernah di bikin artikel disini ga???..kalo belum coba dunk,,,kaya'nya asik tuh

joe mengatakan...

Sudah kok, coba saja cek di label musik. Baru beberapa memang tapi, ke depannya masih banyak yang akan diposting kok....

nenoneno mengatakan...

wah taun 1988 saya masi 3 taun!
btw konsep blog ini bagus banget. two thumbs up! :D

Goenz mengatakan...

kalo sekarang koq justru mundur prestasi kita ya mas...? apalagi bulutangkis tuh.. :((

nice article..! salam kenal..

kawanlama95 mengatakan...

suatu ketika cabang sepakbola juga dapet mdali.emas tapi mungkin itu hanya khayalan

reni mengatakan...

Aky cuma seneng liatnya pas Indonesia dapat medali emas di ajang olimpiade, bukan saat pertandingannya huehehe.
Sayang ..., kesempatan itu tidak banyak ya ??

Hikmah San mengatakan...

blognya bagus thanks atas kunjungannya!!

munawar am mengatakan...

Seoul punya sejarah....;
Indonesia memilih untuk tidak menyerah, dan Seoul menjadi saksi sejarah itu; kemudian dikuatkan dengan pendokumentasian di blog ini.

yumaima mengatakan...

Duhhhhh kekna demen ama dunia olah raga ya mas...postingannya kek lagi mengulas sejarah perolahragaan baik lokal maunpun interlokal...bentar ya mas ..aku tak telpon sodaraku dulu..****

Nyambung ga?????....kwekekeke ngacirrrrrrrrrrr

joe mengatakan...

telepon jam segini? ya jelas sudah tidur ...

Mbah Koeng mengatakan...

tess..tes..tes..

genial mengatakan...

inget jamannya Indonesia ketemu Argentina gk kang???

genial mengatakan...

o iy... mksh udah mampir ya kang :)
suksesss!!!

www.katobengke.com mengatakan...

aq mau bilang salam knal moga pertemuan ii menjadi awal yang baik seperti medali pertama yang direbut indonesia...heheheh

sawali tuhusetya mengatakan...

wow... ternyata keikutsertaan indonesia dalam ajang olimpiade dah berlangsung sejak 1952. tapi dalam hal prestasi kok hingga sekarang belum bisa yang diandalkan. bulu tangkis yang menjadi salah satu cabang andalan justru sering keok ditelan china. duh!

beat2ws mengatakan...

Weleh, udah lama yow? Kok maseh inget? Hehe

prihandoko mengatakan...

wuih salut mas, bank datanya masih kinclong

shei mengatakan...

wah....olimpiade ya..kapan Indonesia menggondol medali lagi yaa :D

yorick mengatakan...

waduh... baru lahir tuh sayah..

HelNes mengatakan...

salut bgt sama abang ini. Aq malu klw gak tau sejarah..dan blog ini jadi sumber pengetahuan yg bernilai tinggi. Sejarah gak boleh dilupakan kan bang? bangsa yang hebat itu bangsa yang mau mengenang sejarahnya. Biarpun gak dapat emas di olimpiade sekalipun, tp hrs tetap ingat masa lalu.

joe mengatakan...

wah terima kasih atas sanjungannya mas...

haikal mengatakan...

bagus sekali mas artikel nya!

Unknown mengatakan...

Maaf mas mau koreksi...olimpiade 1992 di barcelona....pertama indonesia dpt emas .sedangkan olimpiade atlanta tahun 1996....dimna ricky/rexi yg dpt emas..trimakasih..